<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Dokterbedah Weblog</title>
	<atom:link href="http://dokterbedah.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dokterbedah.wordpress.com</link>
	<description>Blog-nya dr. Eka Kusmawan, Sp.B</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Sep 2008 01:48:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dokterbedah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Dokterbedah Weblog</title>
		<link>http://dokterbedah.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dokterbedah.wordpress.com/osd.xml" title="Dokterbedah Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dokterbedah.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>PINDAH ALAMAT</title>
		<link>http://dokterbedah.wordpress.com/2008/09/09/pindah-alamat/</link>
		<comments>http://dokterbedah.wordpress.com/2008/09/09/pindah-alamat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2008 01:48:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eka kusmawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Anda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dokterbedah.wordpress.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[Blog ini sudah dipindahkan ke domain sendiri, di: http://SpesialisBedah.com<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dokterbedah.wordpress.com&amp;blog=4636763&amp;post=42&amp;subd=dokterbedah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Blog ini sudah dipindahkan ke domain sendiri, di:</p>
<p>http://SpesialisBedah.com</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dokterbedah.wordpress.com/42/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dokterbedah.wordpress.com/42/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dokterbedah.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dokterbedah.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dokterbedah.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dokterbedah.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dokterbedah.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dokterbedah.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dokterbedah.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dokterbedah.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dokterbedah.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dokterbedah.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dokterbedah.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dokterbedah.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dokterbedah.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dokterbedah.wordpress.com/42/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dokterbedah.wordpress.com&amp;blog=4636763&amp;post=42&amp;subd=dokterbedah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dokterbedah.wordpress.com/2008/09/09/pindah-alamat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">eka kusmawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Semuakah kasus bedah memerlukan operasi ?</title>
		<link>http://dokterbedah.wordpress.com/2008/09/01/semuakah-kasus-bedah-memerlukan-operasi/</link>
		<comments>http://dokterbedah.wordpress.com/2008/09/01/semuakah-kasus-bedah-memerlukan-operasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2008 01:35:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eka kusmawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kasus Bedah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dokterbedah.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Jelas jawaban pertanyaan di atas ‘tidak’. Tidak ada alasan untuk takut masuk ke tempat praktek dokter bedah dengan pemikiran bahwa semua sakit yang anda alami harus diselesaikan dengan pembedahan. Ada beberapa jenis kelainan yang tidak perlu ditangani dengan tindakan operasi, ada yang dilakukan operasi hanya jika pengobatan biasa menimbulkan kegagalan, ada yang operasinya bisa direncanakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dokterbedah.wordpress.com&amp;blog=4636763&amp;post=34&amp;subd=dokterbedah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Jelas jawaban pertanyaan di atas ‘tidak’. Tidak ada alasan untuk takut masuk ke tempat praktek dokter bedah dengan pemikiran bahwa semua sakit yang anda alami harus diselesaikan dengan pembedahan. Ada beberapa jenis kelainan yang tidak perlu ditangani dengan tindakan operasi, ada yang dilakukan operasi hanya jika pengobatan biasa menimbulkan kegagalan, ada yang operasinya bisa direncanakan / ditunda dan bahkan ada yang memang bukan sama sekali penyakit yang memerlukan pembedahan.<a href="http://dokterbedah.files.wordpress.com/2008/09/confuse1.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-35" src="http://dokterbedah.files.wordpress.com/2008/09/confuse1.jpg?w=460" alt=""   /></a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Beberapa hari yang lalu saya kedatangan pasien laki dewasa muda yang mengira dirinya terkena hernia dengan rasa nyeri di daerah pelir. Ia juga sudah datang ke dokter keluarga yang lalu merujuknya ke dokter bedah dengan persangkaan suatu puntiran / torsio pada testis-nya. Setelah saya lakukan pemeriksaan secara seksama saya simpulkan penyakit yang dideritanya hanyalah suatu infeksi di daerah buah pelir dan sama sekali bukan kasus yang berhubungan dengan pisau bedah. Dengan hampir setengah tidak percaya ia saya sarankan untuk beristirahat di rumah, padahal batinnya sudah siap untuk menjalani operasi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Begitu pula keluhan seorang ibu yang menderita benjolan sebesar buah anggur di bagian perutnya yang sudah didapatkan sejak lama, tanpa rasa nyeri juga tanpa dirasakan makin membesar. Ia lalu bertanya ‘apakah benjolan ini perlu dioperasi dok..?’ Saya jawab belum perlu bahkan tidak perlu karena saya yakin itu suatu benjolan lemak yang tidak berbahaya. Jika dalam perkembangannya si ibu itu merasakan ada perobahan (misalnya; bertambah besar atau bertambah banyak) terhadap tumor jinak di bawah kulit ini mungkin baru membutuhkan operasi ringan untuk biopsy. Ini contoh kasus yang tidak memerlukan operasi selama tidak dicuragai bertendensi ke arah perburukan. Kecuali dengan alasan estetika. Tapi siapa sih yang akan melihat bagian perut si ibu itu selain suaminya..?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Mendengar cerita itu, lalu pertanyaan anda apakah tidak sebaiknya dilakukan sesuatu terlebih dahulu selagi masih ringan sebelum suatu penyakit menjadi lebih berat dan lebih susah penanganannya. Benar, terdapat beberapa penyakit yang di saat masih ringan dapat sembuh dengan therapy non bedah namun jika berkembang lebih parah barulah membutuhkan penanganan bedah. Seperti jika anda menderita wasir / ambeyen atau hemoroid. Jika masih didapatkan pada kondisi grade I atau grade II anda masih boleh berharap bisa sembuh dengan pengobatan konservatif (tanpa bedah). Tapi kalau sudah grade III bahkan grade IV, sudah ada indikasi tindakan bedah untuk menjawabnya. Contoh lain, misalnya jika anda atau anak anda terdiagnose tonsillitis atau pembesaran amandel.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Mungkin anda pernah mendengar seorang pasien meninggal pasca dilakukan operasi. Kenapa? Salah satu penyebabnya adalah kondisi pra-bedah pasien tersebut. Semua Dokter Bedah pasti pernah menghadapi dilema ‘maju kena mundur kena’. Satu situasi, fifty fifty yang kalau dilakukan operasi beresiko mati. Ini sangat memerlukan keputusan bulat<span>  </span>dari keluarga pasien. Atau bisa saja perbandingannya bukan fifty fifty lagi bahkan kecil kemungkinan membaik setelah dikerjakan operasi. Misalnya pasien tua dengan banyak penyakit lain, kondisi pasien sangat kritis atau pasien stroke atau yang mengalami perdarahan otak luas, yang dalam keadaan koma. Bagaimana terhadap kondisi ini? Kalau itu menimpa pada salah satu keluarga anda..? Sebaiknya tidak dioperasi, kan?!<span>   </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Untuk kasus bedah yang membutuhkan pembedahan pun, waktu penentuan kapan harus dikerjakan, berbeda antara kelainan atau penyakit yang satu dengan yang lainnya. Dilihat dari waktu, pembedahan digolongkan sangat emergency, emergency / cito, urgent dan pembedahan berencana (elektif).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dokterbedah.wordpress.com/34/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dokterbedah.wordpress.com/34/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dokterbedah.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dokterbedah.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dokterbedah.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dokterbedah.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dokterbedah.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dokterbedah.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dokterbedah.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dokterbedah.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dokterbedah.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dokterbedah.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dokterbedah.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dokterbedah.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dokterbedah.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dokterbedah.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dokterbedah.wordpress.com&amp;blog=4636763&amp;post=34&amp;subd=dokterbedah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dokterbedah.wordpress.com/2008/09/01/semuakah-kasus-bedah-memerlukan-operasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">eka kusmawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dokterbedah.files.wordpress.com/2008/09/confuse1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>NOTES, pembedahan melalui lobang-lobang alami tubuh</title>
		<link>http://dokterbedah.wordpress.com/2008/08/28/notes-pembedahan-melalui-lobang-lobang-alami-tubuh/</link>
		<comments>http://dokterbedah.wordpress.com/2008/08/28/notes-pembedahan-melalui-lobang-lobang-alami-tubuh/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Aug 2008 22:05:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eka kusmawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Surgery Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dokterbedah.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[NOTES  (Natural Orifice Transluminal Endoscopic Surgery) adalah pembedahan yang dikerjakan melalui lobang-lobang alami tubuh, seperti mulut, lobang kemaluan, lobang dubur, telinga dll. Jadi operasi jenis ini tidak membutuhkan torehan di permukaan tubuh melainkan insisinya dilakukan di lapisan tubuh bagian dalam sehingga tidak akan terbentuk scar/bekas luka di bagian kulit kita. Teknik ini merupakan terobosan baru [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dokterbedah.wordpress.com&amp;blog=4636763&amp;post=14&amp;subd=dokterbedah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"><a href="http://dokterbedah.files.wordpress.com/2008/08/notes.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-15" src="http://dokterbedah.files.wordpress.com/2008/08/notes.jpg?w=460" alt=""   /></a>NOTES<span>  </span>(Natural Orifice Transluminal Endoscopic Surgery) adalah pembedahan yang dikerjakan melalui lobang-lobang alami tubuh, seperti mulut, lobang kemaluan, lobang dubur, telinga dll. Jadi operasi jenis ini tidak membutuhkan torehan di permukaan tubuh melainkan insisinya dilakukan di lapisan tubuh bagian dalam sehingga tidak akan terbentuk scar/bekas luka di bagian kulit kita. Teknik ini merupakan terobosan baru yang tentu lebih advance dari minimal invasive surgery yang sudah banyak digunakan saat ini. NOTES masih dalam pengembangan dan yang pertama kali mempublikasikan istilah ini dan baru terbatas saat itu penerapannya hanya pada binatang adalah<span>  </span>Tim Peneliti dari John Hopkins Univesity. Belakangan teknik ini pernah digunakan di India untuk operasi apendik pada manusia, melalui lambung atau apa yang disebut dengan transgastic appendectomy. Pada 25 Juni 2007 Swanstom dan kawan2nya melaporkan pengerjaan transgastric cholecystectomy yang pertama kali pada manusia.<span>  </span>Setelah itu sekelompok dokter Bedah dari Portugal mencoba melakukan NOTES dengan mengkombinasi dari 2 akses untuk mempermudah dan memaksimalkan hasil pembedahannya. Dilaporkan mereka telah berhasil mengerjakan cholecystectomy secara transgastric dan trasvesical approach (operasi pengangkatan kandung empedu melalui mulut dan saluran kencing yang kemudian alatnya<span>  </span>ditembuskan melewati lambung dan kandung kencing). NOTES dengan akses transvaginal dikatakan lebih aman dan lebih mudah diaplikasikan. Group peneliti NOTES dari Rio de Janeiro, Brazil dipimpin Dr. Ricardo Zorron pada awal bulan Maret 2007 telah melakukan serial pembedahan cholecystectomy<span>  </span>transvaginal pada 4 orang pasien. Tentu pengerjaan ini hanya dapat dilakukan pada pasien wanita saja. Selain di bidang Bedah Digestif sampai saat ini NOTES sudah diterapkan di sub Bedah Urologi, Bedah Saraf dan lain-lain.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">NOTES telah menjadi paradigma baru dalam dunia pembedahan. Jauh lebih mengungguli teknik laparoscopy yang menjadi trend pada era tahun 1980 dan 1990. Keunggulannya selain hanya membutuhkan anasthesi rendah, juga recovery pasien bisa dipercepat, mengurangi waktu tinggal di rumah sakit serta bisa terhindar dari komplikasi luka transabdominal seperti infeksi dan hernia. Selain itu NOTES akan mengurangi efek immunosupresif, mengembalikan dengan cepat fungsi paru dan diafragma pasca operasi. Dan yang paling mudah dinilai pasien, bahwa dengan NOTES tidak akan menimbulkan bekas luka pada permukaan tubuh…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Bagaimana perkembangannya di Indonesia? Laparoscopy saja masih tergolong teknik baru, walaupun sudah luas penggunaannya di kota-kota besar, apalagi NOTES! </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Kita tunggu saja laporan dari center2 pendidikan Bedah Digestif, siapa tahu sudah ada senior kita yang berniat menerapkan teknik ini di Indonesia…<span>   </span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dokterbedah.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dokterbedah.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dokterbedah.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dokterbedah.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dokterbedah.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dokterbedah.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dokterbedah.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dokterbedah.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dokterbedah.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dokterbedah.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dokterbedah.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dokterbedah.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dokterbedah.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dokterbedah.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dokterbedah.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dokterbedah.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dokterbedah.wordpress.com&amp;blog=4636763&amp;post=14&amp;subd=dokterbedah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dokterbedah.wordpress.com/2008/08/28/notes-pembedahan-melalui-lobang-lobang-alami-tubuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">eka kusmawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dokterbedah.files.wordpress.com/2008/08/notes.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Apa itu ATLS ?</title>
		<link>http://dokterbedah.wordpress.com/2008/07/18/apa-itu-atls/</link>
		<comments>http://dokterbedah.wordpress.com/2008/07/18/apa-itu-atls/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2008 15:49:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eka kusmawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Anda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dokterbedah.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[              Jika anda bukan seorang dokter atau mahasiswa kedokteran, mungkin singkatan ATLS asing di telinga anda. ATLS (Advanced Trauma Life Support) adalah salah satu nama pelatihan atau kursus tentang penanganan terhadap pasien korban kecelakaan. Pelatihan ini semacam review praktis yang bertujuan agar peserta (khusus dokter) dapat melakukan diagnose secara tepat dan akurat terhadap pasien trauma, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dokterbedah.wordpress.com&amp;blog=4636763&amp;post=8&amp;subd=dokterbedah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">              Jika anda bukan seorang dokter atau mahasiswa kedokteran, mungkin singkatan ATLS asing di<a href="http://dokterbedah.files.wordpress.com/2008/08/atls3.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-9" src="http://dokterbedah.files.wordpress.com/2008/08/atls3.jpg?w=104&#038;h=113" alt="" width="104" height="113" /></a> telinga anda. ATLS (Advanced Trauma Life Support) adalah salah satu nama pelatihan atau kursus tentang penanganan terhadap pasien korban kecelakaan. Pelatihan ini semacam review praktis yang bertujuan agar peserta (khusus dokter) dapat melakukan diagnose secara tepat dan akurat terhadap pasien trauma, dapat mengerjakan pertolongan secara benar dan sistematis serta mampu menstabilkan pasien untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Sertifikat course ATLS saat ini semakin dicari karena sebagian besar klinik atau rumah sakit dan instansi layanan kesehatan menetapkannya sebagai salah satu syarat untuk mempekerjakan seorang dokter. Dari Depkes pun telah menetapkan sertifikasi pelatihan ini sebagai standard dalam penilain akreditasi rumah sakit.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">ATLS dicetuskan pertama kali oleh <span> </span>James Styner, MD, FACS tahun 1977 yang ilhamnya itu muncul setelah seluruh keluarganya menjadi korban kecelakaan pesawat terbang. Kemudian ide ini diadopsi dan digodok oleh America College of Surgeon yang menjadikannya modul pelatihan dan saat ini sudah digunakan di lebih dari 45 negara di dunia. Oleh IKABI, perhimpunan organisasi dokter bedah se-Indonesia sebagai salah satu pemegang lisensi <span> </span>telah mengenalkan course ini sejak tahun 1998 dan sampai saat ini sudah lebih dari 500 kali pelatihan telah diadakan dengan tidak kurang dari 13.000 dokter sudah dilatih dan berhak mendapatkan sertifikatnya. Walaupun biayanya lumayan mahal –karena bestandard internosional dan untuk keperluan biaya royalty- sampai sekarang masih banyak peminat yang harus menunggu pada daftar antrean.<span>   </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Bentuk kursus ATLS, yang di Indonesia pelaksanaannya dimampatkan dalam 3 hari penuh, meliputi;<span>   </span>kuliah interaktif , demontrasi, group diskusi, latihan ketrampilan langsung termasuk menggunakan binatang percobaan,<span>  </span>simulasi dan ujian baik tertulis maupun praktek. Dijarkan lebih dari 10 materi kasus ke-emergency-an namun kesemuanya memiliki prinsip penanganan yang sama. Memang sangat melelahkan, dimulai sejak pagi, jam 7 sampai selesainya bisa hingga jam 8 malam, biasanya diambil pada hari Jum’t hingga MInggu. Goal besar penyelenggaraan kursus ini, nantinya para peserta diharapkan dapat berperan menolong para korban kecelakaan agar terhindar <span> </span>dari kematian atau mengurangi angka kematian akibat trauma –perlu diingat, secara<span>  </span>global kasus trauma masih merupakan pembunuh manusia terbanyak!!!-</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Anda ingin tahu lebih lanjut atau bahkan anda termasuk yang sedang menunggu giliran untuk ikut kursus ini, tanyakan di pusat2 pendidikan Spesialis Bedah terdekat atau dapat menghubungi langsung sekretariat ATLS Jakarta<span>  </span>di Perkantoran Mitra Matraman. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dokterbedah.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dokterbedah.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dokterbedah.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dokterbedah.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dokterbedah.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dokterbedah.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dokterbedah.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dokterbedah.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dokterbedah.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dokterbedah.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dokterbedah.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dokterbedah.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dokterbedah.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dokterbedah.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dokterbedah.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dokterbedah.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dokterbedah.wordpress.com&amp;blog=4636763&amp;post=8&amp;subd=dokterbedah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dokterbedah.wordpress.com/2008/07/18/apa-itu-atls/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">eka kusmawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dokterbedah.files.wordpress.com/2008/08/atls3.jpg?w=78" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>ATLS dari Bandung ke Makasar</title>
		<link>http://dokterbedah.wordpress.com/2008/07/09/atls-dari-bandung-ke-makasar/</link>
		<comments>http://dokterbedah.wordpress.com/2008/07/09/atls-dari-bandung-ke-makasar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 16:46:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eka kusmawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan-koe]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dokterbedah.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Hampir genap dalam sebulan setelah ngajar di Bandung, aku mendapat panggilan lagi  dari Jakarta untuk ikut sebagai instruktur ATLS yang diselenggarakan di Makasar awal Juli ini. Memang bagiku ini terlalu cepat dan jarang ditawarkan dalam waktu berdekatan seperti ini. Tapi kalau dipikir, ini kan resiko dan bagiku kewajiban serta kesempatan aku tetap bisa berinteraksi dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dokterbedah.wordpress.com&amp;blog=4636763&amp;post=21&amp;subd=dokterbedah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://dokterbedah.files.wordpress.com/2008/08/atls4.jpg"></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Hampir genap dalam sebulan setelah ngajar di Bandung, aku mendapat panggilan lagi<span>  </span>dari Jakarta untuk ikut sebagai instruktur ATLS yang diselenggarakan di Makasar awal Juli ini. Memang bagiku ini terlalu cepat dan jarang ditawarkan dalam waktu berdekatan seperti ini. Tapi kalau dipikir, ini kan resiko dan bagiku kewajiban serta kesempatan aku tetap bisa berinteraksi dengan teman sejawat baik sesama instruktur maupun dengan para adik2 dokter yang berharap banyak mendapatkan ilmu tentang penanganan kegawatdaruratan di bidang trauma. Di sisi lain, bosku di rumah sakit wellcome saja bahkan mungkin merasa senang juga salah satu stafnya menjadi salah seorang yang bisa memberi sumbangsih di tingkat nasional, sehingga soal ijin meninggalkan tugas sih okey okey saja.<span>   </span>Tentang pasien yang kutinggalkan untuk beberapa hari, sebetulnya tidak menjadi masalah berarti karena aku juga sudah bisa memanage kedatangan mereka dari awal. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"><a href="http://dokterbedah.files.wordpress.com/2008/08/atls4.jpg"></a><a href="http://dokterbedah.files.wordpress.com/2008/08/atls41.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-26" src="http://dokterbedah.files.wordpress.com/2008/08/atls41.jpg?w=460" alt=""   /></a>Sebagaimana penyelenggaraan kursus ini yang sudah-sudah, instruktur diharapkan bisa tiba di tempat guna mengikuti faculty meeting semalam sebelum hari kursus dibuka. Sehingga aku sudah berangkat dari Bali, Kamis siang tgl 3 Juli. Ternyata di pesawat aku bertemu seniorku bli Sudartana yang juga satu tujuan tapi dalam rangka sebagai instruktur kursus laparoscopy bagi residen Bedah di RS dr. Wahidin juga. Dijemput oleh residen yunior dan nyampe di hotel menjelang sore. Kehadiranku di tempat pertemuan ini sedikit terlambat lantaran tidak terasa di kamar aku asyik ber-trading forex yang aksesnya kudapat dengan memanfaatkan<span>  </span>wi-fi yang difasilitaskan hotel untuk para tamunya. Dengan sedikit ter-gopoh2 kudapatkan teman2 sudah pada ngumpul semua. Ternyata kali ini kursus dibuka untuk<span>  </span>2 kelas. Beberapa teman sejawat 1 team sudah kukenal sebelumnya. Bahkan kang Andanu dari Jakarta yang tempo hari kuajak bersama ATLS di Bandung itu pun sekarang menjadi CD (Course Director)-nya. Ada mas Arif, dr. Rachim –teman dari Kaltim, musuh bebuyutanku di tenis dalam pertemuan Bedah hampir setiap tahun-, m’bak Erica –anasthesiolog yang banyak bicara- he..he.. dan banyak yang lainnya. Satu team juga denganku senior Bedah Saraf dari Bali –dr. Sri Maliawan- yang kabarnya bosok baru bisa datang… Ada beberapa arahan dari CD dan intinya kita semua sudah ready untuk pelaksanaan besok!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Di acara pembukaan kursus, setelah CD memperkenalkan semua instruktur, baru aku menyadari kalau saat ini adalah course yang asal insrukturnya hampir lengkap dari seluruh Indonesia. Hadir sejawat dari Sabang, Sumatra Utara, Jambi, Jakarta, Bandung, Jogyakarta, Surabaya, aku dan dr. Sri dari Bali, Kalimantan, Manado, Makasar sampai ada yang dari Papua juga. Kudengar penyelenggaraan kali ini dibiaya oleh Depkes tentu memanfaatkan dana proyek yang pastilah lebih besar dari penyelenggaraan regular sebelumnya. Pantas saja pesertanya berasal dari instansi2 negeri se-Sulawesi Selatan. Pantasan saja saat berangkat aku diintruksikan dari Jakarta untuk membawa serta Surat Perjalanan Dinas segala, tidak seperti biasanya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Tentang perjalanan course selama tiga hari ini, biasalah…. sangat melelahkan! Pasti yang paling merasakan adalah para peserta! Payahnya lagi bahwa ternyata tempat menginap para instruktur dengan tempat penyelenggaraan di RS dr. Wahidin lumayan jauh, membutuhkan sedikitnya 1 jam perjalanan kalo lagi macet. Sehingga betul2 memakan waktu!<span>  </span>Berangkat dari jam setengah tujuh atau jam tujuh pagi, paling cepat tiba di hotel jam 9 malam. Di hari pertama aku kebagian mengajar di Group Surgical Skill, animal Lab, sendirian dengan 5 peserta. Di sesie kelas, aku ditempatkan sebagai skondan pada kuliah tentang Abdominal Trauma. Di hari kedua aku membawakan materi Musculoskeletal Trauma, siangnya membimbing peserta di skill station musculoskeletal juga bersama dr. Rachim <span> </span>dan sore menjelang malam ikut memberi arahan di sesie Airway dan Ventilatory<span>  </span>Management bersama dr. Hisbullah, sejawat anasthesi dari Ujungpandang. Tampaknya rata2 peserta lumayan kemampuannya sekalipun sebagian dari mereka sudah berumur jika dilihat dari kebanyakan peserta kursus ini yang biasanya baru lulus S1 Fakultas Kedokteran 1 – 2 tahun sebelumnya. Di sela-sela waktu istirarat, waktu berkumpulnya para instruktur menunggu giliran mengajar, mencolok sekali kehadiran dr. Erica dan dr Sri Maliawan karena kedua sejawat inilah yang selalu membuat suasana jadi rame dengan joke2 yang gerrr… dan tingkahnya yang bikin teman2 paling tidak tersenyum kalau tidak tertawa atau ikut memberi celetukan. Kata salah satu iklan ”kalo ga’ ada loe ga’ rame….” Malamnya, seperti biasa, ada jamuan dinner dari panitia yang diselenggarakan <span> </span>di salah satu restaurant sea food terkenal di sana. Sangat terkesan! Ada acara unjuk nyanyi oleh para instruktur diiringi keybord. Dan dr. Tony, senior kita dari Surabaya sangat apik membawakan Munajat Cinta, lagunya Ahmad Dani The Rock….</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Di hari terakhir, setelah membimbing peserta dalam acara Triage Scenario serta<span>  </span>simulasi mologue aku ditugaskan menguji 4 peserta berbagi bersama dr. Erica. Salah satu peserta terpaksa kunilai kurang untuk mencoba lagi diuji oleh instruktur lain. Ia mengalami stuck dan confuse padahal kutahu peserta ini lumayan aktif bertanya saat bimbingan. Aku tidak mengikuti acara hingga penutupan karena takut ketinggalan pesawat. Siang menjelang sore aku buru2 balik ke Bali… </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Satu lagi aktifitas dan tugas telah kuselesaikan. Biarkan saja hidup ini mengalir bagai aliran air, ikuti, nikmati dan pasti saja ada makna di dalamnya… Sampai jumpa ATLS berikutnya……</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dokterbedah.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dokterbedah.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dokterbedah.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dokterbedah.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dokterbedah.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dokterbedah.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dokterbedah.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dokterbedah.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dokterbedah.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dokterbedah.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dokterbedah.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dokterbedah.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dokterbedah.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dokterbedah.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dokterbedah.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dokterbedah.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dokterbedah.wordpress.com&amp;blog=4636763&amp;post=21&amp;subd=dokterbedah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dokterbedah.wordpress.com/2008/07/09/atls-dari-bandung-ke-makasar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">eka kusmawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dokterbedah.files.wordpress.com/2008/08/atls41.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
